Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI & Polri

Bhabinkamtibmas Kampung Bali Sambangi Sekolah SMA Hati Suci, Ajak Pelajar Hindari Aksi Unjuk Rasa dan Langsung Pulang

×

Bhabinkamtibmas Kampung Bali Sambangi Sekolah SMA Hati Suci, Ajak Pelajar Hindari Aksi Unjuk Rasa dan Langsung Pulang

Share this article
Example 468x60

Jakarta Pusat — Kepolisian terus memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di lingkungan sekolah. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan aktivitas belajar mengajar berjalan aman sekaligus memberikan pendampingan kepada para pelajar agar terhindar dari berbagai potensi gangguan Kamtibmas.

Hal tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Bali, Aiptu Beny Hidayat, melalui kegiatan sambang, monitoring dan program Jaga Jakarta On The Spot di SMA Hati Suci, Jalan Hati Suci, Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (6/10/2026).

Example 300x600

Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.30 WIB hingga selesai. Dalam pelaksanaannya, Aiptu Beny Hidayat melakukan pemantauan situasi di lingkungan SMA Hati Suci dan SMP Hati Suci, sekaligus berkoordinasi dengan pihak sekolah sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas bertemu dengan Bapak Rendy selaku bagian kesiswaan sekolah, serta berinteraksi dengan sejumlah pelajar, di antaranya siswi SMP Dea dan siswa SMA Luki bersama rekan-rekannya.

Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk membangun komunikasi antara kepolisian dan pihak sekolah sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para pelajar. Pendekatan dilakukan secara dialogis dan humanis sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh para siswa.

Aiptu Beny Hidayat menyampaikan imbauan agar para siswa dan siswi SMA Hati Suci maupun SMP Hati Suci tidak mengikuti kegiatan aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR RI. Para pelajar diarahkan untuk tetap berada di lingkungan sekolah selama kegiatan belajar dan setelah selesai sekolah agar segera kembali ke rumah masing-masing.

Imbauan tersebut diberikan sebagai langkah pencegahan agar para pelajar tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi membawa mereka pada situasi yang tidak sesuai dengan kepentingan pendidikan maupun keselamatan diri.

Bhabinkamtibmas juga mengingatkan para siswa untuk tidak mudah terpengaruh ajakan dari pihak lain, baik secara langsung maupun melalui media sosial, yang mengarah kepada keikutsertaan dalam kegiatan di luar sekolah tanpa sepengetahuan pihak sekolah maupun orang tua.

“Adik-adik semua agar fokus pada kegiatan belajar. Setelah selesai sekolah, langsung pulang ke rumah masing-masing dan jangan ikut kegiatan yang bukan menjadi kepentingan sekolah. Jaga diri dan jangan mudah terpengaruh ajakan dari luar,” imbau Aiptu Beny Hidayat.

Selain menyampaikan imbauan kepada para pelajar, Bhabinkamtibmas juga berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memperkuat pengawasan terhadap siswa pada saat menjelang kepulangan.

Kepada Bapak Rendy selaku bagian kesiswaan, Aiptu Beny Hidayat menyampaikan agar pihak sekolah turut membantu menyebarluaskan pesan Kamtibmas kepada para siswa. Salah satu langkah yang dilakukan adalah dengan memutar rekaman suara imbauan Kepolisian dari Polres Metro Jakarta Pusat menjelang waktu kepulangan siswa.

Imbauan tersebut diharapkan dapat diputar secara rutin setiap hari menjelang pelajar meninggalkan lingkungan sekolah, sehingga pesan-pesan keamanan dan keselamatan dapat terus didengar dan menjadi pengingat bagi para siswa.

Kegiatan sambang ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan Kamtibmas di lingkungan pendidikan. Bhabinkamtibmas tidak hanya bertugas ketika terjadi permasalahan, tetapi juga hadir untuk membangun komunikasi dan memberikan edukasi sebelum potensi gangguan tersebut berkembang.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya peran kepolisian dalam melakukan pendekatan preventif kepada kalangan pelajar.

Menurutnya, lingkungan sekolah harus dijaga sebagai ruang yang aman bagi generasi muda untuk belajar dan mengembangkan diri. Karena itu, diperlukan kerja sama antara kepolisian, pihak sekolah dan orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap aktivitas para pelajar.

“Upaya pencegahan harus dilakukan sejak dini. Polri terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk hadir di lingkungan sekolah, membangun komunikasi dengan guru dan pelajar serta memberikan edukasi agar anak-anak tidak mudah terpengaruh kegiatan yang dapat mengganggu keamanan maupun merugikan masa depan mereka,” ujar Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo, menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kehadiran Polri secara langsung di tengah masyarakat.

“Bhabinkamtibmas kami dorong untuk terus melakukan monitoring dan deteksi dini, termasuk di lingkungan sekolah. Komunikasi dengan pihak sekolah sangat penting untuk memastikan para pelajar mendapatkan pendampingan dan tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang dapat membawa mereka pada situasi yang tidak diinginkan,” kata AKBP Dhimas Prasetyo.

Menurutnya, pencegahan keterlibatan pelajar dalam aksi maupun kegiatan yang berpotensi mengganggu Kamtibmas membutuhkan peran bersama. Sekolah memiliki peran dalam memberikan pengawasan, sementara orang tua diharapkan memastikan anak-anak langsung kembali ke rumah setelah kegiatan belajar selesai.

Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Beny Hidayat juga mengingatkan para siswa agar menggunakan media sosial secara bijak. Informasi atau ajakan yang beredar di media sosial tidak boleh langsung dipercaya maupun diikuti tanpa mengetahui sumber dan tujuan sebenarnya.

Para pelajar diharapkan mampu menjaga diri, menjaga nama baik keluarga dan sekolah serta lebih mengutamakan pendidikan. Masa sekolah merupakan waktu yang penting untuk menimba ilmu, membangun karakter dan mempersiapkan masa depan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas melalui kegiatan Jaga Jakarta On The Spot juga menjadi sarana untuk mendengarkan secara langsung situasi dan kondisi di lingkungan sekolah. Dengan komunikasi yang terbangun, setiap potensi permasalahan diharapkan dapat diketahui lebih awal dan segera dicarikan langkah pencegahannya.

Polri juga mengajak pihak sekolah untuk terus berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila menemukan adanya indikasi atau informasi yang berkaitan dengan gangguan Kamtibmas maupun ajakan kepada pelajar untuk mengikuti kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan mereka.

Melalui kegiatan sambang dan monitoring tersebut, Polri menunjukkan komitmennya untuk hadir secara humanis di tengah lingkungan pendidikan. Pendekatan yang dilakukan bukan semata-mata memberikan larangan, tetapi memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga keselamatan diri, menghormati aturan sekolah dan memprioritaskan pendidikan.

Sinergi antara Bhabinkamtibmas, pihak sekolah dan orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman dan kondusif. Dengan pengawasan serta komunikasi yang dilakukan secara berkelanjutan, para pelajar dapat lebih fokus mengikuti kegiatan belajar dan terhindar dari berbagai pengaruh negatif di luar lingkungan sekolah.

Polri berharap pesan-pesan Kamtibmas yang disampaikan secara rutin menjelang kepulangan siswa dapat menjadi pengingat bagi seluruh pelajar untuk langsung kembali ke rumah masing-masing setelah kegiatan sekolah selesai.

Dengan langkah preventif, deteksi dini dan pendekatan humanis tersebut, Polri terus berupaya menjaga generasi muda agar tetap berada pada lingkungan yang positif serta dapat tumbuh menjadi generasi penerus bangsa yang berprestasi, disiplin dan bertanggung jawab.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)‎

Loading

Example 300250
Spread the love
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *