Jakarta — Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung (FORSIMEMA) menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas pelantikan Safri Abdullah, S.H., M.H. sebagai Ketua Pengadilan Negeri (PN) Makassar Kelas IA Khusus, Senin (28/9/2026).
Pelantikan tersebut berlangsung dalam Sidang Luar Biasa Pengambilan Sumpah Jabatan, Pelantikan, dan Serah Terima Jabatan Ketua PN Makassar Kelas IA Khusus.
Bagi FORSIMEMA, pergantian kepemimpinan di lingkungan pengadilan merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus momentum untuk melanjutkan berbagai upaya dalam memperkuat pelayanan peradilan kepada masyarakat.
Ketua Umum FORSIMEMA, Syamsul Bahri, menyampaikan harapan agar Safri Abdullah dapat menjalankan amanah barunya dengan menjunjung tinggi integritas, profesionalisme, serta prinsip peradilan yang transparan dan akuntabel.
“Selamat atas amanah baru kepada Bapak Safri Abdullah. Semoga kepemimpinan beliau dapat membawa semangat baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan,” ujar Syamsul.
Pada kesempatan yang sama, FORSIMEMA juga memberikan apresiasi kepada Dr. I Wayan Gede Rumega, S.H., M.H., yang mendapat amanah baru sebagai Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Denpasar.
I Wayan Gede Rumega sebelumnya mengemban tugas sebagai Ketua PN Makassar. FORSIMEMA menyampaikan penghargaan atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan amanah di PN Makassar.
FORSIMEMA berharap pengalaman dan pengabdian yang telah dijalankan di PN Makassar dapat menjadi bekal dalam melanjutkan tugas sebagai Hakim Tinggi di Pengadilan Tinggi Denpasar.
“Pergantian jabatan bukan akhir dari sebuah pengabdian. Amanah baru merupakan bagian dari perjalanan untuk terus memberikan kontribusi bagi lembaga peradilan dan masyarakat pencari keadilan,” kata Syamsul.
FORSIMEMA juga menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan sinergi yang konstruktif dengan lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan di seluruh Indonesia.
Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung penyampaian informasi peradilan kepada masyarakat secara proporsional, sekaligus mendorong terwujudnya lembaga peradilan yang berintegritas, transparan, dan akuntabel.
Sumber : Syamsul Bahri
Ketua Umum FORSIMEMA



















