Jakarta Pusat – Jajaran Polsek Kemayoran mengingatkan para pelajar agar tidak mudah terprovokasi ajakan di media sosial untuk mengikuti aksi unjuk rasa atau turun ke jalan. Edukasi tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keselamatan pelajar sekaligus memastikan mereka tetap fokus pada pendidikan.
Imbauan itu disampaikan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemayoran Aiptu Dwi Yulianto saat melaksanakan sosialisasi dan pembinaan penyuluhan (binluh) kamtibmas kepada siswa dan siswi SMP Pondok Pesantren An-Nur, Jalan Kepu Dalam Gang VII, RT 05/RW 03, Kelurahan Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Aiptu Dwi mengingatkan para siswa agar tidak ikut-ikutan dalam aksi unjuk rasa, terlebih turun ke jalan tanpa memahami risiko yang dapat terjadi.
Para pelajar juga diminta untuk disiplin, menaati tata tertib sekolah, serta menggunakan waktu untuk belajar dan mempersiapkan masa depan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., menekankan pentingnya melindungi pelajar dari pengaruh negatif dan provokasi yang beredar melalui media sosial.
“Anak-anak harus kita lindungi bersama. Jangan sampai mereka menjadi korban provokasi atau informasi yang tidak benar di media sosial. Mari arahkan mereka untuk melakukan kegiatan positif, fokus belajar, dan meraih cita-cita,” ujar Reynold.
Menurutnya, upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama melalui sinergi kepolisian, sekolah, dan orang tua. Polisi juga terus mendorong jajarannya mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis dalam memberikan edukasi kepada generasi muda.
Selanjutnya, Kapolsek Kemayoran Kompol Bambang Santoso, S.H., M.H., mengatakan kegiatan binluh kepada pelajar merupakan bagian dari upaya kepolisian melakukan pencegahan sejak dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
“Pelajar adalah generasi penerus bangsa. Kami mengajak mereka untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang belum tentu kebenarannya, khususnya melalui media sosial. Jangan sampai masa depan mereka terganggu hanya karena ikut-ikutan kegiatan yang bukan menjadi tanggung jawab mereka,” kata Bambang.
Bambang menegaskan, Polsek Kemayoran akan terus mengedepankan pendekatan humanis dan edukatif dalam memberikan pemahaman kamtibmas kepada generasi muda.
“Kami hadir bukan hanya untuk melakukan penindakan, tetapi juga untuk mencegah. Kami ingin polisi menjadi sahabat bagi para pelajar, memberikan pemahaman dan perlindungan agar mereka dapat belajar dengan aman,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemayoran Aiptu Dwi Yulianto juga mengingatkan siswa agar tidak mudah percaya terhadap informasi maupun ajakan aksi unjuk rasa yang beredar di media sosial.
“Jangan mudah percaya dengan ajakan yang beredar di media sosial. Tidak semua informasi yang kita lihat benar. Saring informasi sebelum mempercayai dan menyebarkannya. Tugas pelajar adalah belajar dan mempersiapkan masa depan,” ujar Aiptu Dwi.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



















