Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI & Polri

Polri Siapkan 213 Personel untuk Pelayanan Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPR RI

×

Polri Siapkan 213 Personel untuk Pelayanan Aksi Unjuk Rasa di Gedung DPR RI

Share this article
Example 468x60

Jakarta Pusat – Kepolisian menyiapkan personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kegiatan penyampaian pendapat di muka umum yang berlangsung di kawasan Gedung DPR RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (26/8/2026).

Sebelum pelaksanaan kegiatan, kepolisian menggelar apel kesiapan pelayanan aksi unjuk rasa pada pagi hari. Apel tersebut dipimpin oleh Wakapolsek Metro Tanah Abang Kompol Sam Suharto sebagai bentuk kesiapan personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang menyampaikan aspirasi di muka umum.

Example 300x600

Berdasarkan pemantauan dan rencana kegiatan, terdapat sejumlah elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi di kawasan Gedung MPR/DPR/DPD RI.

Elemen Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (AMPB, MURYI dan BMPI) diperkirakan diikuti sekitar 25 orang massa aksi. Dalam penyampaian aspirasinya, massa membawa tuntutan agar RUU Perampasan Aset segera disahkan serta dilakukan revisi terhadap UU Nomor 31 Tahun 1999. Massa juga menyuarakan tuntutan terkait pemberian hukuman berat terhadap pelaku tindak pidana korupsi.

Selain itu, terdapat elemen Gerakan Rakyat Menggugat (GERAM) dengan jumlah peserta sekitar 10 orang. Adapun tuntutan yang disampaikan antara lain menyeret Prabowo-Gibran ke Pengadilan Rakyat, menghentikan program MBG dan KDMP, menghentikan militerisasi, serta membubarkan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).

Untuk kegiatan GERAM, massa aksi diketahui hanya melaksanakan konferensi menjelang rencana aksi yang akan dilaksanakan pada Kamis, 27 Agustus 2026.

Dalam rangka memberikan pelayanan dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat, kepolisian menyiagakan sebanyak 213 personel yang terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Metro Tanah Abang.

Dari unsur Polda Metro Jaya, kekuatan pengamanan terdiri dari Dit Pam Obvit sebanyak 15 personel, Dit Samapta sebanyak 75 personel, personel Polwan sebanyak 25 personel, Brimob sebanyak 80 personel, serta Dit Intelkam sebanyak 7 personel.

Sementara dari unsur Polres Metro Jakarta Pusat disiagakan personel Sat Intel sebanyak 2 personel, Sat Lantas sebanyak 2 personel, Sat Reskrim sebanyak 3 personel, dan Sat Narkoba sebanyak 2 personel. Adapun dari Polsek Metro Tanah Abang disiagakan sebanyak 4 personel yang dipimpin oleh Ipda Benny Marpaung.

Dalam apel kesiapan tersebut, personel diberikan arahan agar melaksanakan tugas secara profesional, proporsional, dan humanis. Kepolisian mengedepankan komunikasi serta langkah-langkah persuasif dalam memberikan pelayanan kepada massa aksi.

Kombes Pol Reynold E.P Hutagalung menegaskan bahwa kehadiran personel kepolisian di lokasi merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat, termasuk kepada warga yang menggunakan haknya untuk menyampaikan pendapat di muka umum.

Menurut Kombes Pol Reynold, setiap personel yang bertugas harus mampu menjaga sikap dan mengendalikan emosi serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu terjadinya gesekan. Pengamanan dilaksanakan sesuai prosedur dengan tetap memperhatikan keamanan massa aksi, petugas, maupun masyarakat lainnya.

Kapolres juga mengingatkan agar seluruh personel mengutamakan pendekatan humanis dan persuasif dalam menghadapi massa. Setiap perkembangan situasi di lapangan akan dilakukan penanganan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menambahkan bahwa personel telah ditempatkan pada titik-titik yang telah ditentukan untuk melakukan pemantauan dan pelayanan selama kegiatan berlangsung.

Petugas juga berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun dampak kegiatan terhadap kelancaran arus lalu lintas di sekitar kawasan Gedung DPR RI.

Kepolisian mengajak seluruh elemen masyarakat yang akan menyampaikan aspirasi agar melaksanakan kegiatan secara tertib, damai, dan bertanggung jawab. Polri menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat, namun pelaksanaannya diharapkan tetap sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak mengganggu hak masyarakat lainnya.

Polri juga mengimbau kepada peserta aksi untuk menjaga situasi tetap kondusif serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Dengan kesiapsiagaan 213 personel serta penerapan pola pengamanan yang mengedepankan pendekatan humanis, Polri berkomitmen memastikan kegiatan penyampaian aspirasi di kawasan Gedung DPR RI dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Personel pengamanan tetap bersiaga di lokasi sambil melakukan pemantauan perkembangan situasi dan menunggu arahan lebih lanjut. Seluruh rangkaian pelayanan dilaksanakan dengan mengutamakan keselamatan, profesionalitas, serta kepentingan masyarakat luas.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Loading

Example 300250
Spread the love
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *