Jakarta, Humas MA – Kamis,13 Agustus 2026. Dirjen Badilag Muchlis membuka asesmen calon Wakil Ketua Pengadilan Agama dan Mahkamah Syar’iyah Kelas IA dan IB di Jakarta.
Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama (Ditjen Badilag), Muchlis, membuka tahapan asesmen bagi calon Wakil Ketua Pengadilan Agama (PA) dan Mahkamah Syar’iyah Kelas IA dan IB di Command Center Assessment Center, Gedung Sekretariat Mahkamah Agung, Jakarta, pada Selasa (11/8).
Muchlis menegaskan, posisi Wakil Ketua PA bukan sekadar jabatan administratif.
“Tugas wakil ketua sebagai motor penggerak utama dalam manajemen peradilan, pengawasan internal, serta penjaminan mutu pelayanan hukum yang berkeadilan bagi masyarakat pencari keadilan,” kata Muchlis.
Ia menyebut kebutuhan riil jabatan Wakil Ketua PA Kelas IA saat ini mencapai 51 orang, sementara peserta yang bertahan hingga tahap asesmen tercatat 45 orang.
Kondisi berbeda terjadi pada Kelas IB, dengan kebutuhan riil sebanyak 54 orang, sementara peserta yang bertahan mencapai 64 orang.
Muchlis memastikan kesenjangan tersebut tidak akan menurunkan standar penilaian.
“Penilaian sampai dengan saat ini kami lakukan secara profesional, akuntabel, dan proporsional tanpa kompromi terhadap kualitas kepemimpinan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, penilaian pada tahapan fit and proper test ini dilakukan secara komprehensif melalui lima komponen.
Bobot penilaian meliputi wawancara 70 persen, e-test 10 persen, assessment 10 persen, hafalan Al-Qur’an 5 persen, dan penguasaan teknologi informasi 5 persen.
Muchlis berharap Tim Assessment Center bekerja secara objektif, independen, dan berintegritas tinggi dalam menilai potensi psikologis maupun kompetensi manajerial seluruh peserta.
“Hasil penilaian bapak dan ibu sekalian akan menjadi kompas penentu dalam melahirkan para pemimpin peradilan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara mental, matang secara emosional, serta memiliki ketulusan dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Kepada seluruh peserta, Muchlis meminta agar mengikuti rangkaian asesmen dengan kesungguhan, kejujuran, dan optimisme.
“Tunjukkan kapasitas, dedikasi, dan integritas diri yang utuh, karena dari sinilah tonggak kepemimpinan peradilan masa depan akan dimulai,” pungkasnya.
Kegiatan turut dihadiri Asesor SDM Aparatur Ahli Utama MA, Aco Nur dan Supatmi, serta diikuti peserta calon Wakil Ketua PA dan Mahkamah Syar’iyah Kelas IA dan IB yang hadir secara virtual.
Untuk mendapatkan Berita atau Artikel Terbaru MARINews, Follow Channel Whatsapp: MARINews
Penulis: Ahmad Luthfi Maghfurin



















