Jakarta Pusat – Guna memberikan pelayanan, pengamanan, dan menjamin pelaksanaan penyampaian pendapat di muka umum berlangsung secara aman, tertib, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jajaran Polri melaksanakan Apel Pengamanan Aksi Unjuk Rasa di depan Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Selasa (30/6/2026) pagi hari.
Apel pengamanan dipimpin oleh Kapolsubsektor Gelora, Ipda Bambang, serta diikuti personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek Metro Tanah Abang.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan kepada seluruh personel agar melaksanakan tugas sesuai standar operasional prosedur, mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, menjaga sikap humanis terhadap peserta aksi, serta mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat tanpa mengabaikan hak warga negara dalam menyampaikan aspirasi secara damai.
Berdasarkan rencana kegiatan, aksi penyampaian pendapat di muka umum dilaksanakan oleh dua kelompok massa. yang pertama dari elemen Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA) dengan jumlah massa sekitar 80 orang menyampaikan aspirasi terkait pencabutan dan pemblokiran izin pertanahan, pengeluaran kebun rakyat, permukiman, kampung, dusun, dan desa dari kawasan hutan, serta penyelesaian konflik agraria di Indonesia.
Selanjutnya, aksi unjuk rasa dilanjutkan oleh Front Rakyat dan Mahasiswa Madani Seluruh Indonesia (FORMMASI) dengan jumlah massa sekitar 20 orang. Massa menyampaikan aspirasi mengenai penghentian aktivitas eksplorasi panas bumi di kawasan hutan lindung Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang dilakukan oleh PT Star Energy Geothermal.
Untuk menjamin keamanan seluruh rangkaian kegiatan, Polri menerjunkan sebanyak 91 personel gabungan yang terdiri dari Direktorat Samapta Polda Metro Jaya sebanyak 75 personel di bawah pimpinan Iptu Anggi, Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya sebanyak 3 personel, personel Polres Metro Jakarta Pusat yang meliputi Sat Intelkam, Satreskrim, Satresnarkoba, dan Satlantas, serta personel Polsek Metro Tanah Abang yang dipimpin langsung oleh Ipda Bambang.
Seluruh personel ditempatkan pada titik-titik strategis di sekitar lokasi aksi guna memberikan rasa aman kepada peserta unjuk rasa maupun masyarakat pengguna jalan. Pengamanan juga difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas, pengamanan objek vital, serta pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu ketertiban umum.
Selama pelaksanaan apel pengamanan, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Seluruh personel tetap siaga melaksanakan tugas sesuai ploting masing-masing sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold mengatakan bahwa Polres Metro Jakarta Pusat terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan prinsip profesional, modern, dan terpercaya dalam setiap pelaksanaan tugas pengamanan. Sinergi antar satuan pengamanan diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif, sehingga seluruh rangkaian penyampaian aspirasi dapat berlangsung dengan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat maupun pelayanan di lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Senada dengan Kapolsek Metro Tanah Abang Akbp Dhimas Prasetyo, Kegiatan apel bertujuan menyamakan persepsi, pembagian tugas, serta memastikan seluruh personel memahami prosedur pengamanan yang mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan persuasif selama berlangsungnya aksi unjuk rasa.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
![]()



















