Jakarta Pusat – Polsek Kemayoran melalui program Jaga Sekolah dan Bapak Asuh Polri terus memperkuat pendampingan terhadap para pelajar sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan keselamatan generasi muda.
Kegiatan sambang dan monitoring bubaran sekolah dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 2 dan SMK Muhammadiyah 1 Jakarta, Jalan Garuda No. 33, RW 004, Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (29/9/2026) mulai pukul 15.30 WIB.
Kapolsubsektor Kota Baru Ipda Didik Purwanto bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Gunung Sahari Selatan Aipda Mahajin Simanjuntak hadir menyambangi para pelajar dan berkomunikasi bersama pihak sekolah. Dalam kesempatan tersebut, personel memberikan imbauan agar para siswa segera pulang ke rumah setelah kegiatan belajar, tidak mampir, nongkrong, maupun berkerumun.
Personel juga mengingatkan para pelajar agar tidak mengikuti aksi di kawasan DPR/MPR pada hari tersebut serta mengutamakan keselamatan diri. Para siswa turut diarahkan untuk memberikan informasi kepada wali kelas setelah tiba di rumah sebagai bentuk komunikasi dan pengawasan bersama antara sekolah, orang tua, dan pelajar.
Kapolres Metro Jakarta Pusat KOMBES POL Dr. Reynold E.P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H., mengatakan bahwa program Jaga Sekolah dan Bapak Asuh Polri merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap keselamatan dan masa depan para pelajar.
“Polri hadir untuk memberikan pendampingan dan perlindungan kepada para pelajar. Kami mengajak anak-anak untuk fokus belajar, menjaga diri, dan segera kembali ke rumah setelah sekolah. Keselamatan mereka merupakan tanggung jawab bersama,” ujar Kapolres.
Kapolsek Kemayoran Kompol Bambang Santoso, S.H., M.H., CPHR., menegaskan bahwa jajarannya akan terus membangun komunikasi dengan pihak sekolah dan para pelajar melalui pendekatan yang humanis.
“Melalui Jaga Sekolah dan Bapak Asuh Polri, kami ingin menjadi sahabat bagi para pelajar. Kami memberikan arahan bukan untuk membatasi, tetapi untuk memastikan mereka tetap aman dan terhindar dari lingkungan maupun kegiatan yang dapat merugikan masa depan mereka,” kata Kompol Bambang.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



















