Jakarta Pusat – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Bhabinkamtibmas Kelurahan Gelora, Aiptu Teguh Yuliyanto, melaksanakan kegiatan sambang dan pembinaan kepada pihak sekolah serta para pelajar SMA Negeri 24 Jakarta, Selasa (29/9/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung di SMA Negeri 24 Jakarta, Jalan Lapangan Tembak Senayan, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Teguh Yuliyanto menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada pihak sekolah dan para pelajar.
Kegiatan pembinaan dilakukan secara langsung melalui kunjungan dan penyampaian imbauan di sejumlah kelas. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam membangun komunikasi dengan lingkungan pendidikan sekaligus memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, serta keselamatan diri.
Dalam kesempatan tersebut, Aiptu Teguh Yuliyanto mengimbau para pelajar agar tidak mudah terpengaruh maupun terprovokasi oleh berbagai ajakan untuk mengikuti kegiatan atau aksi unjuk rasa yang tidak diketahui secara jelas tujuan dan kepentingannya.
Para pelajar juga diingatkan agar mempertimbangkan setiap tindakan yang akan dilakukan serta memahami konsekuensi yang dapat ditimbulkan. Kepolisian mengajak para siswa untuk lebih mengutamakan kegiatan pendidikan, menjaga pergaulan, serta menghindari tindakan yang berpotensi merugikan diri sendiri, keluarga, maupun pihak sekolah.
“Pelajar memiliki tugas utama untuk belajar dan mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa. Karena itu, kami mengimbau agar para pelajar tidak mudah terprovokasi oleh ajakan yang dapat membawa mereka pada tindakan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar Aiptu Teguh Yuliyanto.
Selain memberikan imbauan kepada para pelajar, Bhabinkamtibmas juga mengajak pihak sekolah untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap siswa serta memperkuat komunikasi antara pihak sekolah, orang tua, dan kepolisian.
Menurutnya, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kedisiplinan para pelajar. Sinergi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman sehingga para siswa dapat mengikuti proses belajar dengan baik.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 24 Jakarta Bapak Junaidin, S.Pd., Bidang Sarana dan Prasarana Ibu Prima Ayu Wijayanti, S.Pd., Bidang Akademik Bapak Firman Affandi, S.Pd., serta Ketua OSIS Sdri. Davina Nistina Zahra.
Bhabinkamtibmas juga mengingatkan para pelajar agar senantiasa menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, dan sekolah. Para siswa diharapkan mampu menggunakan media sosial secara bijak serta tidak menyebarkan maupun mempercayai informasi yang belum diketahui kebenarannya.
Polri melalui jajaran Bhabinkamtibmas terus mengedepankan langkah preventif dan pendekatan humanis dalam membangun kesadaran kamtibmas di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan bahwa kegiatan pembinaan dan komunikasi dengan pihak sekolah merupakan bagian dari upaya bersama dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan pendidikan.
“Sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan para pelajar sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif. Kami mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memberikan pemahaman kepada para pelajar agar bijak dalam menyikapi setiap informasi maupun ajakan yang beredar,” ujar Kapolres.
Sementara itu, Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo menyampaikan bahwa kegiatan sambang yang dilakukan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah lingkungan pendidikan sekaligus sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran para pelajar untuk menjaga keamanan dan ketertiban, fokus pada pendidikan, serta menjadikan lingkungan sekolah sebagai ruang yang aman bagi proses belajar dan pengembangan diri,” ungkapnya.
Kegiatan sambang dan pembinaan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Polri akan terus memperkuat komunikasi serta sinergi dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya lingkungan pendidikan, sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di wilayah Jakarta Pusat.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



















