Jakarta – Polisi melakukan pembinaan dan memberikan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada para pelajar di sejumlah sekolah di wilayah Kecamatan Senen, Jakarta Pusat. Kegiatan tersebut dilakukan menjelang rencana aksi unjuk rasa yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Kamis (24/9/2026).
Berdasarkan laporan kegiatan Polsek Senen, pembinaan dilakukan pada Rabu (23/9/2026) di sejumlah sekolah, di antaranya SMA Advent 1 Jakarta, SMK Farmasi Tunas Bangsa, dan SMA Santo Fransiskus 1 Jakarta.
Di SMA Advent 1 Jakarta, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Aiptu Endro Cahyono melakukan sambang sekolah sekaligus berkoordinasi dengan pihak sekolah. Dalam kegiatan tersebut, polisi memperkenalkan program Polisi Wali Kelas kepada wali kelas dan siswa kelas XII.
Polisi juga menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas, mulai dari imbauan anti-tawuran, anti-narkoba, anti-bullying, hingga mengingatkan pelajar agar tidak terlibat dalam aksi demonstrasi yang berujung anarkis.
Kegiatan serupa dilakukan Kapolsubsektor Paseban Aiptu IGN Jelantik di SMK Farmasi Tunas Bangsa. Polisi bertemu dengan kepala sekolah, guru, serta siswa dan menyampaikan pembinaan terkait rencana aksi unjuk rasa pada 24 September.
Dalam arahannya, polisi menjelaskan bahwa penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak masyarakat. Namun, para pelajar diimbau tidak terlibat dalam kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan maupun melanggar hukum.
Para siswa juga diingatkan untuk fokus mengikuti kegiatan pendidikan. Pihak sekolah diminta turut mengawasi siswa saat jam pulang dan berkoordinasi dengan orang tua atau wali murid guna mencegah siswa mengikuti kegiatan yang melanggar hukum.
Imbauan serupa disampaikan personel Polsek Senen di SMA Santo Fransiskus 1 Jakarta. Kasubsektor Pasar Gaplok Aiptu Ary Sugianto bersama Panit 2 Samapta Aiptu Hendra Gunawan dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kramat Aiptu Endro Cahyono memberikan pembinaan kepada para siswa setelah berkoordinasi dengan pihak sekolah.
Selain mengingatkan pelajar agar tidak mengikuti aksi yang berpotensi berujung kericuhan, polisi juga mengingatkan siswa untuk menaati aturan lalu lintas, tidak terlibat tawuran, tidak membawa senjata tajam, serta menjauhi penyalahgunaan narkoba.Polisi turut menyerahkan rekaman imbauan kamtibmas kepada pihak sekolah untuk diputar melalui pengeras suara pada jam istirahat atau saat siswa pulang sekolah.
Dari rangkaian kegiatan di wilayah Senen tersebut, polisi dan pihak sekolah menekankan pentingnya menjaga keamanan lingkungan pendidikan serta memastikan para pelajar tetap menjalankan aktivitas belajar dan tidak terlibat dalam kegiatan yang dapat menimbulkan gangguan kamtibmas.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)



















