Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
TNI & Polri

Polres Metro Jakpus Bekali 106 Pelajar St. Bellarminus Literasi AI dan Etika Digital

×

Polres Metro Jakpus Bekali 106 Pelajar St. Bellarminus Literasi AI dan Etika Digital

Share this article
Example 468x60

Jakarta Pusat – Sebanyak 106 siswa SMA St. Bellarminus, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, mengikuti pelatihan Program Paham AI yang digelar Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman pelajar terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau *Artificial Intelligence* (AI).

Pelatihan berlangsung dipimpin Iptu Ridwan dari Bagian Sumber Daya Manusia (SDM) Polres Metro Jakarta Pusat. Kegiatan turut melibatkan Tim 2 Trainer Paham AI, perwira dan bintara Bag SDM, serta personel Polsek Metro Menteng.

Example 300x600

Dari jajaran Polsek Metro Menteng, kegiatan diikuti Ipda Faisal Ali Akbar selaku Kapolsubsektor Sarinah, Aiptu Kamidi selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Gondangdia, dan Bripka Gesit Nuruzaman dari Polsubsektor Sarinah.

Dalam pelatihan tersebut, para siswa mendapatkan materi yang mencakup pengenalan dasar AI, etika penggunaan AI, pencegahan hoaks dengan bantuan teknologi AI, serta teknik menyusun perintah atau *prompt* yang tepat.

Selain pemaparan materi, peserta juga diperkenalkan dengan platform Senopati Academy melalui situs senopatiacademy.id. Para siswa mengikuti kegiatan *pre-test* dan *post-test*, sekaligus mempelajari berbagai fungsi serta menu yang tersedia dalam platform tersebut.

Materi pelatihan juga menekankan pentingnya penggunaan AI secara bertanggung jawab. Para peserta dikenalkan dengan sejumlah risiko, seperti penyebaran *deepfake*, plagiarisme, bias algoritma, dan persoalan privasi data.

Kapolsek Metro Menteng AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan bahwa pengenalan AI kepada pelajar perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai etika dan keamanan digital.

“Pemanfaatan teknologi AI harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Kami berharap para siswa mampu memahami manfaat teknologi sekaligus mewaspadai risikonya, sehingga dapat menjadi pengguna digital yang cerdas dan turut menyebarkan informasi positif,” ujar Braiel.

Melalui kegiatan ini, seluruh peserta diharapkan mampu memahami konsep dasar AI, manfaat dan risikonya, serta penerapannya dalam bidang pendidikan. Pengetahuan tersebut juga diharapkan dapat diteruskan kepada keluarga dan lingkungan sekitar agar penggunaan teknologi berlangsung secara bijak.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung menekankan pentingnya membekali generasi muda dengan literasi digital agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif, aman, dan bertanggung jawab.

“Pelajar tidak hanya diharapkan menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam menyebarkan literasi digital yang positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” ujarnya.

(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)

Loading

Example 300250
Spread the love
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *