Puspen TNI. TNI bergerak cepat merespons kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di wilayah sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Kamis (3/9/2026). TNI AU menggerakkan satu unit helikopter Caracal beserta water bucket dari Kalimantan Selatan menuju Lanud Dhomber, Balikpapan, untuk memperkuat penanganan karhutla melalui water bombing.
Karhutla terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara yang berjarak sekitar 44 kilometer dari IKN. Api sebelumnya sempat berhasil dipadamkan oleh prajurit TNI bersama aparat terkait dan masyarakat, namun kembali menyala dan membakar lahan sekitar lima hektare di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara. Hingga saat ini, kebakaran tersebut masih dalam penanganan Satgas Terpadu di lapangan.
Untuk mendukung penanganan karhutla di Kalimantan, TNI menyiapkan tujuh helikopter untuk water bombing dan satu pesawat Cassa. Di Pontianak, Kalimantan Barat, disiapkan empat helikopter, terdiri atas satu Super Puma, satu Caracal, dan dua Bell 412. Sementara itu, pesawat Cassa TNI AU digunakan untuk mendukung patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).
Sementara di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, disiapkan tiga helikopter, terdiri atas satu Caracal dan dua MI-17 untuk mendukung water bombing. Sebagai respons terhadap perkembangan karhutla di sekitar IKN, satu helikopter Caracal dari Kalimantan Selatan digerakkan menuju Balikpapan, Kalimantan Timur, untuk memperkuat pemadaman dari udara.
TNI terus berkoordinasi dengan BNPB, pemerintah daerah, dan unsur terkait dalam mempercepat penanganan karhutla serta mencegah meluasnya kebakaran di wilayah Kalimantan.
#tniprima
#tnirakyat
#tniprofesional
#indonesiaberdaulat
Autentikasi:
Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi



















