Jakarta Pusat – Upaya memperkuat keamanan lingkungan terus dilakukan jajaran Polsek Kemayoran melalui peran aktif Bhabinkamtibmas. Kali ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumur Batu Brigpol Witno melaksanakan sambang Satkamling di Pos Keamanan RW 01, Jalan Sumber Pelita RT 01/RW 01, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Brigpol Witno bertemu dengan tokoh masyarakat, Bapak Samsudin dan Bapak Romli, untuk mempererat komunikasi sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan lingkungan. Melalui dialog yang berlangsung hangat, Bhabinkamtibmas mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap situasi di lingkungan sekitar sebagai langkah deteksi dini dan pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Selain bertukar informasi mengenai perkembangan situasi kewilayahan, Brigpol Witno juga mengimbau pengurus lingkungan agar melakukan pendataan terhadap warga pendatang serta mengingatkan setiap tamu yang menginap lebih dari 1 x 24 jam agar melapor kepada Ketua RT atau RW. Warga juga diminta segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun membutuhkan bantuan kepolisian.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol. Dr. Reynold E. P. Hutagalung, S.E., S.I.K., M.Si., M.H. mengatakan, keberadaan Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat merupakan ujung tombak Polri dalam membangun kemitraan sekaligus memperkuat sistem deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.
“Keamanan lingkungan akan semakin kuat apabila terbangun komunikasi dan kepedulian antara Polri dengan masyarakat. Bhabinkamtibmas menjadi penghubung yang terus mengajak warga bersama-sama menjaga wilayahnya agar tetap aman dan kondusif,” ujar Reynold.
Sementara itu, Kapolsek Kemayoran Kompol Dr. Agung Ardiyansyah, S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan sambang Satkamling akan terus ditingkatkan sebagai bagian dari strategi pemolisian yang presisi dan berbasis kemitraan.
“Kami ingin setiap Bhabinkamtibmas selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar setiap aspirasi, menyelesaikan persoalan sejak dini, dan mengajak warga membangun budaya saling peduli terhadap keamanan lingkungan. Dengan kebersamaan, berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk tawuran, dapat dicegah sebelum terjadi,” kata Agung.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
![]()



















