JAKARTA – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta Selatan menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT Medquest Jaya Global dan PT Sinergi Utama Sejahtera yang berlokasi di Gedung Menara Salemba, Jalan Salemba Raya, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026).
Aksi yang diikuti sekitar 15 orang massa tersebut dipimpin oleh Sahabudin Rumakefing. Dalam aksinya, massa menyuarakan tuntutan agar Kejaksaan Agung mengusut tuntas dugaan tindak pidana korupsi di sektor pengadaan alat kesehatan yang diduga melibatkan kedua perusahaan tersebut.
Dengan menggunakan pengeras suara dan membentangkan spanduk bertuliskan desakan kepada Kejaksaan Agung untuk memeriksa PT Medquest Jaya Global terkait dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan GeneXpert untuk deteksi tuberkulosis (TBC) dan HIV di lingkungan Kementerian Kesehatan, massa menyampaikan sejumlah tuntutan dan kritik.
Dalam orasinya, massa menilai proses pengadaan cartridge TCM TB untuk alat GeneXpert diduga sarat persoalan, mulai dari dugaan monopoli hingga efektivitas penggunaan alat yang dipertanyakan. Mereka juga menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah korporasi dalam kasus pengadaan alat diagnostik penanggulangan HIV/AIDS yang sebelumnya pernah menjadi perhatian aparat penegak hukum.
HMI Jakarta Selatan menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial dan pengawasan publik terhadap dugaan penyimpangan penggunaan anggaran negara di sektor kesehatan. Massa juga meminta Kejaksaan Agung untuk memeriksa jajaran pimpinan PT Medquest Jaya Global terkait dugaan korupsi pengadaan alat diagnostik penanggulangan HIV/AIDS di Kementerian Kesehatan.
Sekitar pukul 15.30 WIB, perwakilan peserta aksi menyerahkan surat pernyataan sikap kepada pihak PT Medquest Jaya Global. Setelah penyampaian aspirasi selesai, massa membubarkan diri secara tertib.
Aksi unjuk rasa berakhir pada pukul 15.33 WIB dalam keadaan aman dan kondusif. Pengamanan kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro, S.H., M.H., dengan kekuatan pengamanan sebanyak 17 personel.Hingga aksi berakhir, tidak terjadi gangguan keamanan maupun ketertiban di sekitar lokasi kegiatan.
(Humas Polres Metro Jakarta Pusat)
![]()



















